FUNGSI GITAR DAN PENJELASANNYA
Gitar secara umum ada tiga jenis nih gengs yaitu klasik, akustik, dan elektrik. Apa aja sih sebenernya yang ngebedain ketiga gitar tersebut? Nih tak jelasin:
Gitar Klasik:
Pernah mendengar ungkapan gitar spanyol? Nah gitar spanyol itu adalah gitar klasik yang bentuknya “sexy” dan punya rongga atau resonator. Dari segi bentuknya, gitar klasik memiliki bentuk neck yang lebih lebar dan biasanya tanpa penanda fret.
Untuk senar, gitar klasik menggunakan senar yang terbuat dari bahan nilon. Senar nilon ini menghasilkan suara yang lebih lembut dan mellow. Jadi cocok banget buat musik-musik klasik.
Nah contoh gitar suara klasik suaranya begini:
Gitar Akustik:
Lalu ada gitar akustik nih! Gitar akustik bentuknya mirip banget sama gitar klasik yang punya rongga atau resonator. Bedanya biasanya punya neck gitar yang lebih kecil dibandingkan gitar klasik. Soalnya mainin gitar akustik itu biasanya di-strumming alias digenjreng (memainkan beberapa senar secara bersamaan dengan cara “menyapu” senarnya, bisa pake jari atau pick), jadi neck yang lebih sempit dan jarak antar senar yang lebih kecil, bakal memudahkan pemain.
Lalu perbedaan berikutnya, yang juga merupakan perbedaan paling utama antara gitar akustik dan klasik, adalah senarnya. Gitar akustik menggunakan senar baja (nickel / bronze) yang lebih tipis dari senar nilon. Karena bahannya, senar akustik dipetiknya ga selembut gitar nilon.
Kalau untuk urusan karakter suara, gitar ini punya suara yang lebih cerah, jernih, jelas, dan kuat. Suara kaya gini adalah suara yang biasa kalian temuin di band-band musik country, blues, modern rock, dll.
Nah contoh suara gitar akustik nih:
Gitar Elektrik:
Lalu ada gitar elektrik nih! Gitar ini blas berbeda banget sama dua gitar sebelumnya guys. Bagian neck gitar ini lebih tipis, terus untuk senar menggunakan senar yang berbahan baja atau nickel (kaya gitar akustik) tapi lebih tipis. Senar ini bikin suaranya lebih berbobot, memiliki getaran yang baik, dan juga pitch yang mantep. Tapi, eits ada tapinya nih, gitar elektrik ga punya rongga resonansi kaya gitar klasik atau akustik, jadi perlu arus listrik buat bisa dimainin, kalau gak disambungin ya gak nyala ni gitar. Nah, buat gitar elektrik, kalian bisa menyambungin ke amplifier dan bakal mendapat output suara gitar elektrik yang keren dan nyaring ygy.
Terus ya gitar elektrik nih bisa diubah suaranya guys, caranya dengan pasang pick-up tambahan dan diatur menggunakan efek seperti reverb ataupun distorsi. Gitar ini udah paling cocok deh buat mainin genre rock, metal, atau bisa juga dipake untuk genre pop. Kalau kalian pake gitar ini sih udah pasti jadi rockstar!
Nah contoh suara gitar elektrik nih:
Nah jadi itu dia perbedaan tipe gitar ketiga.
Demikianlah artikel yang saya tulis mengenai jenis-jenis gitar dan penjelasannya. Semoga tulisan ini dapat menambah wawasan kita tentang dunia musik, khususnya alat musik gitar. Dengan mengenal berbagai jenis gitar dan cara merawatnya, kita bisa lebih mencintai seni musik serta menjaga alat musik agar teketuk awet. Terima kasih telah membaca, semoga bermanfaat.



Comments
Post a Comment